Merajut

tengah kubuat sebuah syal,

tiap hari kurajut satu demi satu

hingga teruntai jejaring lembut nan kokoh

 

telah lama kubuat sebuah syal,

kuberikan manik di setiap sudut,

hingga tersebar permata berkilau nan indah

 

hingga kini kubuat sebuah syal,

tertatih-tatih ku merajutnya,

masih berusaha bertahan,

namun benang wolku terbatas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s