Pulang

Hangatmu menjemukan.

Tapi dinginmu menyakitkan.

Kapan kamu pulang?

Pintu itu sudah jarang diketuk.

Tangga itu sudah rapuh tak terdaki.

Foto itu sudah lama telah menguning.

Kapan kamu pulang?

Tangan ini sudah kaku tak tergenggam.

Mata ini sudah lama telah merindu.

Bibir ini.. sudah kering tak tersentuh.

 

Bukannya aku berang.

Aku hanya ingin kamu pulang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s