Peduli Buta

Kamu ditatap oleh dia?

Hah! Aku tak peduli.

Kamu tersenyum dibuatnya?

Hah! Aku tak peduli.

Kamu asik bicara dengannya?

Hah! Aku tak peduli.

Kamu tertawa bersamanya?

Hah! Aku tak peduli!

Setidaknya barisan kalimat di atas cukup untuk meyakinkanmu bahwa aku tidak peduli, kan?

Itu bukti bahwa aku sedang berusaha.

Aku berusaha mengabaikan segala hal yang berkecamuk dalam hatiku.

Aku berusaha melupakan segala hal yang berlalu lalang dalam otakku.

Memangnya, siapa aku, cemburu terhadapmu?

(Tapi aku tetap cemburu!)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s